Beberapa waktu terakhir ini ada salah satu rekan saya yang bolak balik mengalami serangan digital mulai dari pencurian data, pembobolan kartu kredit, hingga website mereka down karena serangan ddos.
Tidak main-main loh dari serangan tersebut, potensi kerugiannya hingga puluhan juta. Untungnya saat itu 75% dana masih bisa di recovery kembali setelah melalui proses yang panjang dan kita bantu jalankan peningkatan dalam sistem keamanan.
Target utama serangan siber ini pada umumnya adalah data identitas dan kartu kredit, karena prioritasnya adalah menemukan kelemahan dari akun informasi kartu kredit kamu agar bisa dibelanjakan di toko-toko yang palsu, lalu prioritas kedua mereka akan menyebarkan broadcast yang berisikan link scam secara masal yang apabila di klik maka akan menggali data informasi di cookies browser kamu.
Karena itu sangatlah tidak aman bagi kamu apabila harus menyimpan sandi atau kode penting di browser, pastikan juga kamu tidak klik link yang berasal dari sumber yang tidak terpercaya dan juga jangan sampai instal aplikasi-aplikasi yang terindikasi malware.
Memang sih ga ada sistem yang seratus persen bisa dibilang aman, karena selain sistemnya, pengguna sistemnya sendiri atau usernya juga wajib untuk di edukasi tentang bagaimana cara menjaga keamanan data. Masih ingat kasus sistem skala nasional yang diduga menggunakan password admin#1234?
Karena itu di era digitalisasi saat ini, penting bagi kita untuk terus update knowledge untuk pentingnya menjaga data privasi yang kita miliki saat ini. Semoga kita semua bisa terhindar dari serangan siber yang merugikan.