Pada umumnya ketika setiap dokter memutuskan untuk melakukan operasi, pastilah hal tersebut dilakukan di sebuah rumah sakit, di dalam sebuah ruangan yang aman dan nyaman, serta dilengkapi dengan fasilitas kedokteran yang sangat lengkap. Namun berbeda cerita dengan dokter yang satu ini, karena dia selalu diperhadapkan dengan keadaan yang mengharuskan dia mengoperasi pasien bahkan di situasi yang sangat ekstrim.
Tokyo MER ( Mobile Emergency Room ) adalah sebuah program kerja dimana ada satuan tugas khusus yang dibentuk oleh Gubernur Tokyo (Akatsuka) dengan tujuan untuk memberikan pertolongan pertama terhadap korban-korban bencana atau situasi genting yang membutuhkan tindakan medis secepat mungkin. Timsus di Tokyo MER ini dilengkapi oleh sebuah truk canggih yang didalamnya terdapat ruang operasi dan dilengkapi dengan segala perlengkapan medis untuk kebutuhan operasi.
Tokyo MER ini dipimpin oleh Dokter Kitami, seorang dokter yang sangat berpengalaman dan terampil dalam membaca keadaan medis. Gubernur Akatsuka mempercayakan sepenuhnya Tokyo MER ini kepada Dokter Kitami, karena dia merasa Kitami memiliki jam terbang tinggi dan berani untuk melakukan hal-hal diluar prosedur semestinya demi untuk menyelamatkan nyawa manusia. Karena target Tokyo MER sangatlah tinggi, yaitu tidak boleh ada satupun korban jiwa di dalam setiap situasi dan kondisi.
Berbagai rintangan berat dihadapi oleh tim Tokyo MER ini, diantaranya situasi kecelakaan, bencana alam, kebakaran, hingga keadaan darurat karena ancaman terroris. Seringkali mereka dihadapkan dengan kondisi pasien yang kritis dan perlu penanganan segera. Oleh sebab itu tidak jarang Dokter Kitami melakukan berbagai operasi penting seperti di dalam mobil kecelakaan yang sedang di evakuasi, di dalam kebakaran gedung, trowongan yang runtuh, hingga di area konflik tindak terrorisme.
Seringkali tindakan Kitami yang tergolong nekat ini ditentang oleh berbagai pihak, banyak orang yang mengkritiknya karena melakukan sebuah tindakan yang sangat berbahaya. Namun Kitami selalu yakin dengan penilaian medis yang dia lakukan, karena bagi dia nyawa manusia lebih penting daripada segalanya. Tidak jarang dia membalas setiap kritik dengan kata-kata motivasi dan sikap optimis yang selalu dia tunjukan. Namun bukan hanya semata-mata ucapan manis saja, karena Dokter Kitami selalu bisa menunjukan bahwa dia bersama dengan tim mampu untuk melewati segala situasi yang sulit dan berhasil memberikan yang terbaik.
Kendala Tokyo MER tidak hanya dari situasi dan kondisi medis yang mereka temukan di lapangan, tetapi juga dari pihak Kementrian Kesehatan yang selalu ingin menjatuhkan program Tokyo MER. Hal ini dikarenakan Tokyo MER dianggap ini adalah sebuah alat politik dari Gubernur Akatsuka untuk menaikan elektabilitasnya dan memuluskan jalannya berkuasa di Kementrian Kesehatan pada saat pemilihan umum nanti.
Dalam film ini tidak hanya menyajikan sisi Medis dan Politik saja, namun juga ada misteri yang pasti bisa membuat kamu penasaran tentang masa lalu Dokter Kitami. Karena sebelum direkrut di Tokyo MER, Kitami memiliki rekaman jejak karir yang tidak di temukan dalam kurun satu tahun terakhir. Belum lagi Kementrian Keamanan Negara menduga Dokter Kitami terlibat dengan jaringan terrorisme paling berbahaya di dunia. Bagaimana, cukup kompleks bukan filem yang satu ini? tetapi memang film ini benar-benar menantang dan wajib untuk kamu tonton.
Mungkin sekian dulu review singkat dari film Tokyo MER (2021) ini, semoga ini bisa jadi referensi nonton kalian ya. Berikan pendapat kalian juga tentang film yang satu ini, apakah kamu tertarik untuk menontonnya? tuliskan pendapat kamu di kolom komentar. Sampai jumpa lagi di ulasan film berikutnya.
Pemeran Tokyo MER (2021) :
- Ryohei Suzuki (Kota Kitami)
- Kento Kaku (Nao Otowa)
- Ayami Nakajo (Hina Tsurumaki)
- Nanao (Natsume Kuramae)
- Shinya Kote (Jiro Fuyuki)
- Hayato Sano (Motoichi Tokumaru)
- Phongchi (Hoan Ran Min)
- Yuriko Ishida (Azusa Akatsuka)
- Jun Kaname (Mikio Senju)
- Satoshi Hashimoto (Suguru Komaba)
- Makiko Watanabe (Mariko Shirokane)
- Shingo Tsurumi (Akiharu Kugayama)
- Riisa Naka (Chiaki Takanawa)
- Kanta Sato (Haruto Fukasawa)
- Shiori Sato (Suzuka Kitami)