My Blog

Sabtu, 00 00 0000 00:00 WIB

TOTTENHAM, Serangan Maut Tapi Pertahanan Lawak !!


Tottenham harus bertandang ke markas Man City pada hari Kamis 20 Januari 2023 kemarin dalam laga lanjutan Premier League yang seharusnya berlangsung pada pekan ke 7, namun harus ditunda karena Inggris sedang berduka atas kepergian sang Ratu saat itu.

Meskipun Man City lebih diunggulkan pada laga ini, namun ternyata pada babak pertama sebenarnya Tottenham mampu untuk mengimbangi permainan Haaland dan kawan-kawan. Bahkan Tottenham mampu melesakan gol terlebih dahulu, memecahkan kebuntuan di akhir babak pertama melalui blunder dari barisan belakang Man City yang lalu dimanfaatkan oleh Dejan Kulusevski dengan tendangan keras ke gawang Ederson pada menit ke 44. Bahkan tidak lama berselang Tottenham berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2 - 0 melalui Emerson.

Ketika memasuki babak ke dua, tempo pertandingan menjadi lebih tinggi. Man City meningkatkan serangan, namun sayangnya di sisi lain Tottenham yang sudah unggul justru malah terlihat tambah melempem. Terlihat bagaimana barisan belakang kocar kacir dalam menahan serangan dari Man City, hingga akhirnya Julian Alvarez berhasil memperkecil ketinggalan pada menit ke 51.

Baru dua menit berselang, bola kembali bersarang di gawang Tottenham. Sundulan dari Erling Haaland tidak mampu dibendung oleh Lloris. Pedihnya lagi sebelum pertandingan berakhir, Tottenham malah semakin ketinggalan melalui 2 gol oleh Riyad Mahrez yang mampu mengobrak abrik gawang Tottenham, satu gol berasal dari gocekan Mahrez dan melakukan shoot keras ke sudut dekat yang tidak bisa diantisipasi oleh Lloris. Satunya lagi dari blunder pemain belakang Tottenham dalam mengantisipasi datangnya bola jauh. Kontrol bola yang kurang baik akhirnya mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Mahrez, sehingga berhasil 1 on 1 dengan kiper dan mencetakan gol yang ciamik. Skor akhir Manchester City 4 - 2 Tottenham, diobok obok pertahanannya gaesss !

Terlihat raut wajah Harry Kane yang betul betul kecewa pada pertandingan tersebut, kalau dia orang jawa mungkin waktu itu sudah misuh-misuh ya sob.. Cukkk koncoku iki ra genah kabeh, mending dolanan lato-lato wae timbang bal-balan.. Hahahaha. Padahal Tottenham ini kurang apa coba? pelatih udah top kelas dunia, barisan pemain depan juga garang dan tidak perlu diragukan lagi, tetapi memang barisan belakangnya ini seringkali lawak..

Belum lagi untuk Lloris menurut saya sudah terlalu umur, sudah waktunya untuk regenerasi kepada kiper yang lebih muda, yang memiliki reflek yang lebih cepat dan sigap, mengingat intensitas premier league ini sangat tinggi. Kita lihat saja nanti bagaimana kiprah Tottenham hingga akhir musim, bisakah mereka menjaga asa di 4 besar agar tetap main di Liga Champions musim depan? tuliskan pendapat kalian.

Image placeholder

Terimakasih

Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menginspirasi hari kamu. Jangan lupa share yah!

0 Comments

Tinggalkan Komentar